Cara Seru dan Aman Berburu Gerhana Matahari Total

GMT1

Fenomena gerhana matahari total (GMT) yang jatuh pada 9 Maret 2016 tentunya menjadi sebuah aktivitas alam yang dinanti banyak orang, tidak terkecuali para wisatawan. Pasalnya fenomena ini tidak terjadi setiap tahun dan tidak terjadi secara merata di seluruh dunia. Berkesan pastinya bisa menyaksikan langsung GMT yang baru akan terjadi di tempat yang sama, 350 tahun kemudian.

GMT ‘Mengunjungi’ Indonesia

Indonesia menjadi satu-satunya wilayah daratan di dunia, di mana GMT dapat dilihat dengan jelas. Wilayah lainnya adalah Lautan Hindia dan Pasifik. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Indonesia memperkirakan GMT akan berlangsung selama 1,5 hingga 4 menit 9 detik. “Namun, gerhana terlama itu hanya bisa disaksikan di satu titik di Samudra Pasifik (di utara jauh Papua Niugini),” ujar Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin seperti dikutip Kompas.

GMT kali ini merupakan GMT kedua kalinya yang melintasi Indonesia. Sebelumnya Indonesia pernah dilintasi GMT pada tahun 1983.

Memang, waktu pasti terjadinya GMT di setiap daerah bisa berbeda-beda, bahkan jika daerah tersebut berada di dalam satu wilayah waktu. Begitu pun lama fase total gerhana. Makin ke timur wilayah Indonesia akan semakin lama fasenya.

Semua daerah di Indonesia dilewati GMT? Hanya beberapa kota yang dilintasi GMT. Kota tersebut adalah Palembang, Belitung, Bangka, Sampit, Palangkaraya, Balikpapan, Palu, Poso, Luwuk, Ternate dan Halmahera. Di luar wilayah yang dilintasi jalur GMT hanya akan mengalami gerhana matahari sebagian (GMS). Sehingga, sebagian besar wilayah Indonesia hanya akan menyaksikan GMS, seperti bagian utara Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.

Selama GMT, piringan matahari tertutup penuh oleh piringan bulan dan hanya menyisakan cahaya korona atau bagian atas atmosfer matahari. Hari yang terang akan berubah secara perlahan seakan senja datang.

GMT2

Berwisata untuk Menyaksikan GMT

Penasaran ingin menikmati proses GMT? Tentu menyenangkan bisa melihat secara langsung GMT di kota-kota tersebut. Beragam paket wisata GMT bisa Anda nikmati di kota-kota tersebut. Misalnya saja menyaksikan GMT di kapal besar yang disediakan oleh PT Pelni di kota Bangka, Belitung, Palu dan Ternate.

Menyaksikan GMT di dekat tugu Titik Nol Khatulistiwa di Palu, Sulawesi Tengah, pun pastinya memberi pengalaman yang unik. Fenomena GMT akan mengubah perjalanan Anda bersama keluarga menjadi wisata edukatif. Caranya dengan mengambil paket Edukasi GMT yang digelar di kota Poso, Sulawesi Tengah. Paket wisata edukasi besutan Universe Awareness for Children (UNAWE) Indonesia ini mengajak kita menyaksikan GMT bersama murid-murid sekolah dan masyarakat di Poso. Sebelum menyaksikan GMT, akan diberikan penjelasan tentang GMT sekaligus foto-foto GMT terdahulu dalam bentuk kalender.

Salah satu titik GMT yang menjadi incaran para pemburu GMT dari dalam dan luar negeri adalah Maba, ibukota Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara. Kota ini berada di tengah lintahan gerhana dan berada di ujung timur daratan luas yang dilintasi jalur totalitas gerhana. Diperkirakan, fase total gerhana di Maba adalah 3 menit 20 detik. Ini adalah waktu totalitas gerhana terlama yang bisa diamati dari wilayah Indonesia. Akses Maba yang relatif sukar karena minimnya infrastruktur pendukung pariwisata, membuat perjalanan ke daerah ini akan lebih menantang. Cocok untuk Anda yang senang bertualang dan anti kemapanan.

Wisata menikmati GMT pun semakin sayang untuk dilewatkan berkat beragam acara yang akan digelar menyambut fenomena alam ini. Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan seratus event telah disiapkan oleh pemerintah daerah di 12 provinsi yang dilewati GMT. “Kemenpar menargetkan 5 juta wisatawan nusantara dan 100.000 wisatawan mancanegara untuk menikmati GMT 2016 di Indonesia,” ujar Arief Yahya, di acara jumpa pers Gerhana Matahari Total 2016, beberapa waktu lalu.

Untuk menikmati GMT di lokasi-lokasi yang menjadi jalur GMT, pesat tiket pesawat sekarang juga. Beberapa hotel di lokasi wisata, sudah mempersiapkan diri mereka dengan paket wisata khusus. Lebih baik, Anda memesan paket ini sebelum datang, untuk memastikan ketersediaan kuota. Dengan memesan paket wisata, pengalaman Anda menikmati GMT akan lebih berkesan. Namun bila pun tidak, ada banyak acara yang sudah disiapkan oleh pemerintah kota setempat, untuk menghibur wisatawan yang datang.

Tetap Aman Saksikan Fenomena Alam

Tak perlu ragu berwisata GMT selama Anda mengetahui prosedur yang tepat untuk menjaga kesehatan mata. Gunakan filter atau kacamata khusus untuk melihat matahari ketika matahari perlahan tertutup bulan dan kondisi langit berangsur gelap (gerhana matahari sebagian). Sebaiknya tidak terlalu fokus melihat ketika masih GMS karena seagian sinar matahari masih memancar kuat sehingga bisa merusak retina mata.

GMT3

Ketika GMT terjadi dan langit menjadi gelap, Anda pun bisa melepas filter atau kacamata khusus. Ingat bahwa GMT hanya berlangsung tidak lebih dari 3 menit. Kembali gunakan filter atau kacamata pelindung ketika matahari kembali tersibak dan langit berangsur cerah. Filter atau kacamata khusus gerhana matahari ini bisa diperoleh di apotek terdekat maupun toko daring.

Beberapa kota tujuan wisata GMT sudah mempersiapkan diri dengan menyediakan kacamata untuk dibagikan secara gratis. Meski demikian, tidak ada salahnya mempersiapkan diri dengan membawa kacamata sendiri.

Bagaimana, siap menyaksikan fenomena alam yang unik sekaligus indah ini? Jadi bagian dari momen langka ini, lalu pilih lokasi yang Anda sukai. Selamat menikmati GMT dan menjadi bagian dari sejarah.

Baca artikel Jalan-Jalan lainnya di sini.




« | »
Read previous post:
39045701_L
4 Cara Jitu Hadapi Bos Baru di Kantor

Meli, begitu ia biasa disapa. Perempuan 34 tahun ini bekerja pada perusahaan PR ternama di Ibu Kota. Bertahun-tahun menjadi jembatan...

Close