Menjadi Karyawan Kontrak Bukan Berarti Karier Mentok

karyawan_kontrak

Saat pertama kali mendapatkan pekerjaan, Anda tentu sangat gembira dan tidak peduli kalau posisi yang kebetulan ditawarkan adalah karyawan kontrak. Bisa jadi yang ada dalam pikiran Anda, “Yang penting bisa kerja.” Namun begitu masuk ke dunia kerja, Anda akan mendapati bahwa ada perbedaan yang cukup mencolok antara karyawan kontrak dengan pegawai tetap. Di saat para karyawan tetap mendapatkan berbagai fasilitas, Anda harus puas dengan fasilitas yang seadanya. Belum lagi ada perjanjian masa kerja Anda yang sewaktu-waktu bisa diputus oleh pemilik perusahaan.

Kecewa? Mungkin saja. Tetapi jangan sampai gara-gara bekerja sebagai karyawan kontrak, Anda akan bekerja suka-suka. Ingat, yang bisa mengubah karir Anda justru Anda sendiri. Yang patut Anda tahu, menjadi karyawan kontrak bukan berarti karir mentok. Terutama jika Anda mengikuti beberapa strategi ini:

1. Rajin dan Berprestasi

Karyawan yang berprestasi dan rajin akan jadi perhatian pemimpin perusahaan, tidak peduli dia karyawan kontrak atau bukan. Sama seperti karyawan tetap, Anda pun diharapkan selalu datang tepat waktu, bekerja giat, dan aktif memberikan masukan yang berguna untuk kemajuan perusahaan.

Kalau ide dan masukan Anda cukup cemerlang, niscaya karir pun akan melejit. Manajemen perusahaan pasti juga mempertahankan Anda, bahkan ada kemungkinan menganti status kepegawaian menjadi karyawan tetap dengan posisi lebih tinggi.

Tentu saja Anda harus sabar untuk mencapai jenjang ini. Gunakan semua kemampuan untuk menunjukkan, status karyawan kontrak tidak hentikan langkah Anda untuk berprestasi lebih dari karyawan biasa.

2. Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

Menjadi karyawan kontrak bukan berarti Anda bisa bekerja santai. Agar karir terus melejit, bekerjalah sepenuh hati dan jangan menunda menyelesaikan pekerjaan. Selesaikanlah semua tugas tepat waktu dan terbuka kala atasan atau rekan kerja Anda memberikan saran. Cara ini biasanya cukup ampuh, karena bos akan menyayangi Anda dan rekan kerja suka bekerja sama dengan Anda.

3. Punya Skill Khusus yang Tidak Dimiliki Karyawan Lain

Persaingan di dunia kerja memang kadang cukup keras. Bagi yang tidak punya skill atau kemampuan khusus, mereka akan tersingkir. Nah, meski cuma karyawan kontrak, keterampilan khusus Anda yang tidak dimiliki karyawan lain akan mengamankan posisi Anda di perusahaan itu.

Misalnya Anda memiliki keahlian berbahasa Perancis dengan mahir, sementara perusahaan mengadakan kerja sama dengan perusahaan asal Perancis. Maka kemampuan berbahasa Anda akan banyak gunanya, bahkan bisa membuat si bos melirik pada Anda.

4. Belajar Sebanyak-Banyaknya

Status sebagai karyawan kontrak sebenarnya cukup menguntungkan, terutama bagi Anda yang baru lulus kuliah dan masih ingin belajar banyak di dunia kerja. Sebab status ini biasanya membuat Anda tidak mengikat untuk bekerja selamanya, di satu kantor saja.

Gunakan tempat kerja sebagai “sekolah” dan teguklah pengalaman sebanyak-banyaknya. Pengalaman itu bisa Anda gunakan ketika melamar kerja ke tempat lain, dan tentu saja dengan posisi yang lebih baik.

Nah, siapa bilang menjadi karyawan kontrak berarti karir mentok? Dengan kreativitas dan sikap rajin, karir Anda pasti akan maju. Yakinlah.

Baca juga: Enam Alasan Populer Kenapa Ingin “Terbebas” dari Tempat Kerja Lama




« | »
Read previous post:
306308_11525620052015_sabar
Satu Kaki Tak Cukup Hentikan Keinginan Sabar Gorky Capai Seven Summit

Gulungan awan hitam dengan cepat menutupi langit Lembah Danau Danau, Pegunungan Jayawijaya, Jayapura, Papua sore itu, Sabtu, 15 Agustus 2015....

Close